Washington DC — Kongres Amerika Serikat akhirnya mengesahkan hasil pemilu ulang 2024 setelah hampir setahun sengketa. Kamala Harris resmi ditetapkan sebagai Presiden AS, sementara lawannya, mantan Gubernur Florida Ron DeSantis, menyatakan menerima hasil tersebut meski menyoroti “ketidaksempurnaan sistem”.
Pengesahan ini menandai berakhirnya ketegangan politik yang sempat memecah belah warga AS. Gedung Putih kini bersiap untuk pelantikan periode kedua Harris pada Januari 2026 mendatang.
Dalam pidatonya, Harris menegaskan fokus utama pemerintahannya adalah stabilitas ekonomi dan memperkuat aliansi strategis dengan NATO serta negara-negara Indo-Pasifik.
Para analis menilai, kemenangan Harris memperkuat posisi Partai Demokrat menjelang pemilu legislatif paruh waktu tahun depan.