Bandung – Perjalanan Timnas Indonesia di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia segera dimulai. Pada laga pembuka Grup B, skuad Garuda akan menantang tuan rumah Arab Saudi, sebuah duel yang dipastikan menjadi ujian berat bagi pasukan Shin Tae-yong dalam menjaga asa menuju Piala Dunia.
Indonesia berhak tampil di fase ini setelah finis di posisi keempat pada babak ketiga. Kini, mereka tergabung di Grup B bersama dua tim kuat lainnya: Arab Saudi dan Irak. Kompetisi di grup ini akan berlangsung ketat karena hanya juara grup yang langsung melangkah ke putaran final Piala Dunia, sementara runner-up harus melalui babak play-off tambahan.
Semua pertandingan Grup B dijadwalkan berlangsung di Jeddah, memberikan keuntungan besar bagi Arab Saudi yang tampil di depan pendukung sendiri di Stadion King Abdullah Sports City. Meski begitu, Indonesia datang dengan optimisme tinggi setelah memiliki rekor impresif di dua pertemuan terakhir melawan The Green Falcons.
Pada November 2024 lalu, Indonesia berhasil menundukkan Arab Saudi 2-0 di Jakarta, sementara pada laga tandang sebelumnya di Jeddah, kedua tim bermain imbang 1-1. Catatan tersebut menjadi bekal kepercayaan diri penting bagi skuad Garuda untuk kembali mencuri poin di markas lawan.
Pertandingan ini akan menjadi pertemuan ketiga Indonesia dan Arab Saudi sepanjang kualifikasi kali ini. Hasil positif pada dua laga sebelumnya tentu menambah motivasi bagi para pemain Garuda untuk kembali tampil solid.
Namun, perjuangan Indonesia tak akan ringan. Selain harus menghadapi dua lawan berpengalaman, jadwal pertandingan yang padat juga menjadi tantangan besar. Dalam rentang 8–14 Oktober, Indonesia harus memainkan dua laga beruntun — menghadapi Arab Saudi (9 Oktober) dan Irak (11 Oktober) — dengan waktu pemulihan yang sangat singkat.
Sementara itu, Irak dan Arab Saudi mendapatkan waktu istirahat lebih panjang, membuat situasi fisik tim menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir.
Satu nama yang kembali jadi perhatian adalah Maarten Paes, kiper naturalisasi yang tampil cemerlang dalam pertemuan sebelumnya. Reaksi cepat dan ketenangan Paes di bawah mistar diharapkan mampu kembali menjaga gawang Indonesia dari gempuran pemain-pemain depan Arab Saudi.
Meski berstatus tim tamu, semangat juang dan dukungan besar dari publik Tanah Air akan menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain. Indonesia bertekad menunjukkan bahwa hasil manis di pertemuan sebelumnya bukan sekadar kebetulan.
Kini, sorotan dunia sepak bola Asia tertuju ke Jeddah. Mampukah Garuda kembali mengejutkan Arab Saudi dan membawa pulang poin penting? Jawabannya akan terungkap pada Kamis dini hari, 9 Oktober 2025.